Di pulau Adonara di pedesaan Indonesia, para petani kembali menanam biji-bijian kuno bernama sorgum. Sorgum pernah tumbuh subur di pulau ini di masa lalu, namun terlupakan seiring dengan masuknya padi. Banyak negara di Asia, termasuk Filipina, terpaksa menanam versi transgenik beras putih, mengabaikan ribuan spesies asli yang tersedia. Namun, komunitas terpencil ini mulai kembali menemukan biji-bijian kuno yang hilang tersebut. 00:00 Pendahuluan 02:37 Petani menghadapi tantangan di Adonara, Indonesia 05:03 Bagaimana makanan pokok tradisional ini terlupakan 10:38 Biji-bijian yang tahan terhadap bencana alam 13:07 Sorgum: tumbuh baik dengan sedikit air 18:49 Mencari biji-bijian yang tahan banjir 25:12 Mengajarkan metode bertani asli 31:50 Makanan tradisional kembali populer 37:58 Bagaimana petani mendapat manfaat dari menanam tanaman asli 42:44 Mengapa kita mungkin perlu memikirkan ulang jenis makanan yang kita konsumsi ====== TENTANG ACARA: Perubahan iklim menyebabkan kerusakan parah pada hasil panen padi, gandum, dan jagung. Apakah beralih ke biji-bijian kuno dapat membuat pertanian lebih efisien dan berkelanjutan? ================= #CNAInsider #ForgottenPalateCNA #Indonesia #Philippines #Farming #Food Untuk informasi lebih lanjut, BERLANGGANAN ke CNA INSIDER https://cna.asia/insideryoutubesub Ikuti CNA INSIDER di: Instagram: https://www.instagram.com/cnainsider/ Facebook: https://www.facebook.com/cnainsider/ Website: https://cna.asia/cnainsider

Why This Thai Village Still Faces Water Shortages Next To A Mega Dam | Power To The People
3.1K views

"Forcibly Destroying Fertile Land": Why India's Farmers Are Protesting Solar | Power To The People
7.2K views

Why These Indonesian Villagers Are Choosing Blackouts Over Geothermal Energy | Power To The People
47.9K views

"They Won't Come Back": Are Taiwan's Offshore Wind Farms Driving Fish Away? | Power To The People
5.1K views

Will Your Next Co-Worker Be A Robot? | Talking Point
19.0K views

Two Korean Sisters Reunited After 50 Years: Can They Bridge The Divide?
7.5K views