Di Filipina, pandemi telah menyebabkan lonjakan kasus kehamilan yang tidak direncanakan, karena akses terhadap kontrasepsi dibatasi. Banyak dari ibu-ibu yang tidak menginginkan kehamilan ini adalah remaja, beberapa di antaranya baru berusia 15 tahun. Sebagian besar wanita yang terlalu miskin untuk membesarkan anak lain, belum menikah, atau terlalu muda untuk memiliki anak mencari bantuan dari praktik aborsi ilegal dan penjual pil aborsi. Yang lain memilih untuk menjual anak yang tidak direncanakan. Apa yang harus dilakukan untuk menghentikan tren ini? ========== Tentang Undercover Asia 9: Seri investigasi pemenang penghargaan CNA, Undercover Asia, kembali untuk musim kesembilan untuk mengungkap dua tren mengerikan di China dan dampak pandemi tak terduga di Asia dan lainnya. ================ #CNAInsider #CNAInvestigates #UndercoverAsiaCNA #Singapore #KTV Untuk konten lainnya, BERLANGGANAN CNA INSIDER! https://cna.asia/insideryoutubesub Ikuti CNA INSIDER di: Instagram: https://www.instagram.com/cnainsider/ Facebook: https://www.facebook.com/cnainsider/ Website: https://cna.asia/cnainsider

Why This Thai Village Still Faces Water Shortages Next To A Mega Dam | Power To The People
3.1K views

"Forcibly Destroying Fertile Land": Why India's Farmers Are Protesting Solar | Power To The People
7.2K views

Why These Indonesian Villagers Are Choosing Blackouts Over Geothermal Energy | Power To The People
47.9K views

"They Won't Come Back": Are Taiwan's Offshore Wind Farms Driving Fish Away? | Power To The People
5.1K views

Will Your Next Co-Worker Be A Robot? | Talking Point
19.0K views

Two Korean Sisters Reunited After 50 Years: Can They Bridge The Divide?
7.5K views